logo Kompas.id
InternasionalAssange, Wajah Kontradiksi Amerika Serikat

Assange, Wajah Kontradiksi Amerika Serikat

Julian Assange adalah salah satu orang paling diburu Pemerintah Amerika Serikat. Kegiatannya yang membocorkan ribuan dokumen rahasia membuat berang AS. Saat ini, AS berusaha mengekstradisi pendiri Wikileaks itu.

Oleh Kris Mada
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/PEDRO PARDO

Bendera bergambar pendiri Wikileaks, Julian Assange, dibawa pengunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Inggris di Meksiko, Senin (4/1/2021). Setelah pengadilan Inggris menolak permintaan ekstradisi Amerika Serikat, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador menawarkan suaka politik ke Assange.

Julian Assange, warga Australia yang mendirikan Wikileaks, dijadwalkan kembali mengikuti sidang banding lanjutan selama dua hari, 27-28 Oktober 2021, di London, Inggris. Getolnya Amerika Serikat untuk mengekstradisi Assange menunjukkan kontradiksi dari kampanye kebebasan berpendapat yang kerap digaungkan Washington di sejumlah negara.

Pemerintah AS menjerat Assange dengan 18 tuduhan sekaligus, di antaranya  terkait spionase, peretasan, pencurian berkas rahasia, hingga pengungkapan informan intelijen. Jika terbukti bersalah untuk semua tuduhan itu, Assange bisa divonis penjara hingga 175 tahun.

Editor: laksanaas
Bagikan