logo Kompas.id
InternasionalJejak Helinistik di Alexandria

Jejak Helinistik di Alexandria

Alexandria, kota yang dibangun di era Alexander Agung, telah berkembang menjadi kosmopolitan dengan aneka rupa corak arsitektur. Kota pantai yang berada di tepi Laut Tengah itu menjadi salah satu ikon pariwisata di Mesir

Oleh
Musthafa Abd Rahman dari Alexandria, Mesir
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/FRANSISCA ROMANA NINIK

Pemandangan kota Alexandria, Mesir, di tepi Laut Mediterania. Foto diambil pada, 16 Februari 2010.

Menyebut kota Alexandria (sekitar 220 kilometer ke arah barat laut kota Kairo), ingatan langsung terpatri pada sebuah kota pantai yang cantik dengan pemandangan Laut Tengah. Kota itu memang identik dengan kota pantai.Kota Alexandria bukanlah sekadar kota pantai. Alexandria adalah kota yang sangat kaya dengan peninggalan sejarah dan beragam bangunan dengan corak arsitektur yang khas. Jejak panjang sejarah kota Alexandria mengantarkannya sebagai mercusuar keberagaman dan pencerahan. Alexandria adalah kosmopolitan dengan beragam budaya yang jejaknya masih terlihat sampai saat ini.

Pada Minggu (10/10/2021), ketika berkesempatan mengunjungi kota eksotis itu, sejumlah ikon Alexandria menghantar ingatan menerawang jauh hingga 2.000 tahun lalu. Ikon kota Alexandria itu di antaranya adalah gedung perpustakaan Alexandria, gedung-gedung di distrik Ramleh dan Manshiya yang berada di pusat kota, Masjid Morsi Abul-Abbas, serta taman rekreasi Montazah.

Editor:
Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan