logo Kompas.id
InternasionalTumbuh Bersama Sahabat di Utara

Tumbuh Bersama Sahabat di Utara

Walau nilai investasi Swedia tidak sebesar Inggris, Jerman, atau China dan Amerika Serikat, kemajuan pengembangan SDM negara Skandinavia itu bisa menjadi contoh. Bisa diterapkan pada industri berbasis sumber daya alam.

Oleh Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
Memuat data...
ARSIP KBRI STOCKHOLM

Duta Besar RI untuk Kerajaan Swedia dan Latvia Kamapradipta Isnomo sedang memberikan paparan promosi pariwisata Indonesia di hadapan delegasi pada pertemuan Pacific Asia Travel Association (PATA) di Stockholm, Swedia.

Swedia, negara di kawasan Eropa bagian utara, mungkin tidak asing bagi para penggemar sepak bola di Indonesia. Ada nama Zlatan Ibrahimovic yang masih aktif bermain dan beberapa nama legendaris, seperti Thomas Brolin, Henrik Larsson, Freddie Ljungberg, dan yang paling senior Martin Dahlin.

Namun, di balik itu, hubungan diplomatik Indonesia dan Kerajaan Swedia sebenarnya sudah terjalin lama. Duta Besar RI untuk Kerajaan Swedia dan Latvia Kamapradipta Isnomo, dalam wawancara dengan harian Kompas, Rabu (8/9/2021), menuturkan, hubungan kedua negara sudah terjalin lebih dari 70 tahun. Bahkan, Swedia adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia meski secara resmi hubungan diplomatik kedua negara baru dimulai tahun 1952.

Editor: Fransisca Romana Ninik W
Bagikan
Memuat data..