logo Kompas.id
InternasionalFBI Buka Dokumen Serangan...

FBI Buka Dokumen Serangan 9/11, Tidak Ada Bukti Keterlibatan Arab Saudi

Sejak serangan 9/11, tudingan terus diarahkan ke Riyadh dan Washington. Beberapa pihak di Washington dituduh menutupi keterlibatan Riyadh dan kesalahan pejabat AS. Dokumen FBI tak memperlihatkan bukti keterlibatan Saudi.

Oleh
KRIS MADA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/tO0I5Z90TDzWXuWiTod7ofSHeGU=/1024x711/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F09%2FFILES-US-ATTACKS-911-INVESTIGATION-SAUDI-POLITICS_98961638_1631487252.jpg
AFP/POOL/STAN HONDA

Foto dokumentasi tanggal 10 Oktober 2001 atau satu bulan pascaserangan teroris di World Trade Center, Pangeran Alwaleed bin Talal bin Abdulaziz dari Arab Saudi, Pemimpin Kingdom Holding Company (kanan), menyerahkan cek senilai 10 juta dollar AS untuk Dana Menara Kembar kepada Wali Kota New York Rudolph Giuliani (kiri) di New York, AS.

WASHINGTON, MINGGU -- Amerika Serikat kembali membuka dokumen tentang peristiwa 11 September 2001 atau yang dikenal dengan 9/11. Seperti dokumen sebelumnya, dokumen kali ini tidak menunjukkan bukti keterlibatan Pemerintah Arab Saudi dalam peristiwa itu. Meski demikian, sejumlah pegawai Arab Saudi disebut terlibat dalam peristiwa 9/11.

Pada Sabtu (11/9/2021) malam waktu Washington atau Minggu dini hari WIB, Biro Investigasi Federal AS (FBI) mengungkap dokumen 16 halaman yang  berasal dari pemeriksaan pada November 2015 dan berpusat di sejumlah orang. Dokumen disusun pada April 2016.

Editor:
samsulhadi
Bagikan