logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊIsmail Dilantik di Tengah...
Iklan

Ismail Dilantik di Tengah Lonjakan Covid-19 dan Penolakan Sebagian Warga

Ismail Sabri Yaakob (61) telah dilantik menjadi perdana menteri baru Malaysia. Pelantikan diwarnai penolakan melalui petisi daring dan terjadi di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Oleh
Pascal S Bin Saju
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/5qvdo5bDnAAIRqLy7HIba6H-IEg=/1024x684/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F08%2FMALAYSIA-POLITICS_98540452_1629545054.jpg
(PHOTO BY KHIRUL NIZAM ZANIL / MALAYSIA'S DEPARTMENT OF INFORMATION / AFP)

Calon Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob (kiri), menerima dokumen dari Raja Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah (kanan) sebelum mengucapkan sumpah jabatan di Istana Nastional, Kuala Lumpur, Malaysia.

KUALA LUMPUR, SABTU β€” Politisi Organisasi Nasional Melayu Bersatu atau UMNO, Ismail Sabri Yaakob (61), dilantik menjadi perdana menteri baru Malaysia di Istana Negara, Kuala Lumpur, Sabtu (21/8/2021) pukul 14.30 waktu setempat. Pelantikannya diwarnai penolakan oleh sebagian warga melalui petisi daring dan terjadi di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Ismail ditunjuk sebagai perdana menteri (PM) oleh Raja Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, Jumat (20/8/2021), untuk menggantikan Muhyiddin Yassin yang mengundurkan diri setelah berkuasa selama 17 bulan. Penunjukan Ismail menandai kembalinya UMNO ke tampuk kekuasaan di Malaysia. Ismail adalah Wakil Presiden UMNO, partai kunci dalam pemerintahan koalisi Muhyiddin di mana Ismail sebagai wakil PM-nya.

Editor:
laksanaas
Bagikan