logo Kompas.id
InternasionalWHO Serukan Penangguhan Vaksin Covid-19 Penguat, AS Pilih Menolak

WHO Serukan Penangguhan Vaksin Covid-19 Penguat, AS Pilih Menolak

Tingkat kesenjangan cakupan vaksinasi Covid-19 secara global itu nyata. Di saat setengah dari populasi Uni Eropa telah divaksinasi penuh, tingkat vaksinasi di Benua Afrika baru mencapai kurang dari 2 persen.

Oleh BENNY D KOESTANTO
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP PHOTO/ WORLD HEALTH ORGANIZATION

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus saat berbicara dalam sebuah konferensi pers di Geneva, Swiss, 5 Januari 2021.

GENEVA, RABU — Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, Rabu (4/8/2021), menyerukan moratorium atau penangguhan pemberian suntikan vaksin Covid-19 penguat hingga setidaknya akhir September tahun ini. Langkah ini dilakukan guna mengatasi kesenjangan distribusi dosis antara negara-negara kaya dan miskin. Seruan itu ditolak Pemerintah Amerika Serikat dengan alasan mampu untuk menyediakan kebutuhan bagi warganya sekaligus negara-negara lain yang membutuhkan.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mendesak negara-negara dan perusahaan yang mengendalikan pasokan dosis vaksin untuk segera mengubah arah dan memprioritaskan negara-negara yang cakupan vaksinasinya masih rendah. WHO selama berbulan-bulan mengamuk melawan ketidakseimbangan pasokan vaksinasi yang semakin mencolok. WHO menyebut dan mengingatkan tanggung jawab moral dalam keadilan vaksinasi.

Editor: Fransisca Romana
Bagikan
Memuat data..