logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊDesakan Mundur Menguat, PM...
Iklan

Desakan Mundur Menguat, PM Malaysia Temui Raja dan Konsolidasi Politik

Posisi Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, bak telur di ujung tanduk. Setelah tekanan publik melalui unjuk-rasa, beberapa hari terakhir sejumlah anggota parlemen menarik dukungan dari koalisi pemerintah.

Oleh
Pascal S Bin Saju
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/HLS-wAGjFwOOjJOSppxhfjB8lgQ=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F07%2FMalaysia-Politics_97412420_1627276396.jpg
AP PHOTO/VINCENT THIAN, FILE

Dalam foto 13 Juli 2020 ini tampak PM Malaysia Muhyiddin Yassin menghadiri rapat Parlemen di Kuala Lumpur, Malaysia.

KUALA LUMPUR, RABU – Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, menggalang dukungan politik untuk melanjutkan pemerintahan. Ini dilakukan untuk menghadapi kuatnya tekanan politik yang menuntutnya mundur dari jabatan.

Salah satu upayanya dengan menemui Raja Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah di Istana Negara, Kuala Lumpur, Rabu (4/8/2021). Usai pertemuan, Muhyiddin mengaku telah diberi tahu Raja bahwa 8 anggota parlemen dari Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) telah menarik dukungan dari pemerintahan.

Editor:
laksanaas
Bagikan