logo Kompas.id
InternasionalStudi Awal Kombinasi Vaksin Covid-19 Menjanjikan Perlindungan Tinggi

Studi Awal Kombinasi Vaksin Covid-19 Menjanjikan Perlindungan Tinggi

Penelitian awal Universitas Oxford di Inggris memperlihatkan pemberian kombinasi vaksin Pfizer dan AstraZeneca memberikan perlindungan yang cukup tinggi bagi para penggunanya. Studi lebih lanjut diperlukan.

Oleh Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Heru Sri Kumoro

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo, dan Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers Agus Sudibyo (dari kiri ke kanan) meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Bentara Budaya Jakarta, di Jakarta, Senin (28/6/2021). Vaksinasi yang digelar Kompas Gramedia dan Dewan Pers untuk 10.000 pekerja media ini dilaksanakan selama kurun waktu 25 hari.

LONDON, SELASA — Sejumlah ahli di Inggris kini tengah melakukan penelitian efektivitas vaksinasi campuran dari beberapa jenis vaksin Covid-19 yang beredar di pasaran dan respons kekebalan yang ditimbulkannya. Sejauh ini hasilnya cukup menggembirakan.

Hasil awal studi vaksin yang telah dilakukan sejak Februari 2021 oleh para peneliti Universitas Oxford memperlihatkan, menyuntikkan dua vaksin yang berbeda dalam jangka waktu tertentu bisa memicu respons kekebalan tubuh yang lebih baik terhadap virus SARS-CoV-2, penyebab Covid-19.

Editor: Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan
Memuat data..