logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊLagi, Uni Eropa Memejahijaukan...
Iklan

Lagi, Uni Eropa Memejahijaukan Google dan Youtube

Pemerintah di negara-negara Barat semakin gencar mengejar perusahaan-perusahaan multinasional, terutama di sektor digital, agar menerapkan bisnis berkelanjutan dan memberikan akses setara kepada semua orang.

Oleh
Laraswati Ariadne Anwar
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/LTIiDG8vknryd7cKNO4xrUs1Wig=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F06%2F000_9BJ8WD_1623253233.jpg
AFP/ALAIN JOCARD

Dalam arsip foto yang diambil pada 16 Mei 2019 di Paris, seorang pria memotret logo perusahaan Google dengan ponselnya saat mengunjungi pameran usaha rintisan dan inovasi Vivatech.

BRUSSELS, SELASA β€” Raksasa teknologi Google dan Youtube kembali menghadapi pengadilan Uni Eropa untuk dua kasus berbeda. Pertama ialah soal monopoli bisnis iklan daring dan yang kedua tentang pelanggaran hak kekayaan intelektual. Pemerintah di negara-negara Barat semakin gencar mengejar perusahaan-perusahaan multinasional, terutama di sektor digital, agar menerapkan bisnis berkelanjutan dan memberikan akses setara kepada semua orang, terlepas besar kecilnya kepemilikan modal.

Gugatan kepada Google dilayangkan oleh Komisi Eropa, lembaga yang mengawasi kesehatan persaingan usaha di Uni Eropa. Mereka telah selesai melakukan penyelidikan yang dipimpin oleh Margarethe Vestager, Kepala Bidang Persaingan Usaha Digital Komisi Eropa. Vestager sebelumnya juga menggugat Google dalam tiga kasus berbeda terkait monopoli di pengadilan Uni Eropa. Secara total, perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ini harus membayar denda 8,2 miliar euro.

Editor:
Fransisca Romana
Bagikan