logo Kompas.id
InternasionalDua Bulan Berunding, Kepercayaan AS dan Iran Mulai Luntur

Dua Bulan Berunding, Kepercayaan AS dan Iran Mulai Luntur

Kepercayaan para pihak dalam perundingan program nuklir Iran luntur karena Teheran tidak bisa menjelaskan soal temuan IAEA. Sebaliknya, Iran menegaskan tidak akan membuka data rekaman sebelum AS mencabut semua sanksi.

Oleh MAHDI MUHAMMAD
· 1 menit baca
Memuat data...
AP PHOTO/LISA LEUTNER

Gubernur Iran pada Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Kazem Gharib Abadi (ketiga dari kiri), Deputi Bidang Politik Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (tengah), dan Deputi Sekretaris Jenderal dan Direktur Politik Badan Urusan Eksternal Eropa (EEAS) Enrique Mora (ketiga dari kanan) berdiri di depan Hotel Grand Hotel, Vienna, Austria, tempat pertemuan tertutup soal perundingan nuklir Iran, 2 Juni 2021.

VIENNA, SELASA — Kepercayaan para pihak dalam perundingan program nuklir Iran mulai luntur setelah mereka bertahan pada posisi masing-masing. Temuan Badan Energi Atom Internasional tentang adanya bahan dan peralatan yang terkontaminasi nuklir dan tidak bisa dijelaskan oleh Pemerintah Iran meningkatkan ketidakpercayaan itu.

Selama dua bulan terakhir, Pemerintah Amerika Serikat dan Iran menggelar perundingan tidak langsung yang difasilitasi beberapa negara penanda tangan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) 2015—nama resmi kesepakatan nuklir Iran 2015—di Vienna, Austria. Perundingan telah berlangsung lima putaran.

Editor: samsulhadi
Bagikan