logo Kompas.id
InternasionalIndonesia, Malaysia, dan Brunei Desak Penghentian Serangan pada Warga Sipil Palestina

Indonesia, Malaysia, dan Brunei Desak Penghentian Serangan pada Warga Sipil Palestina

Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam mendesak penghentian kekerasan terhadap warga sipil di Palestina. Sementara itu, China menuding AS menghambat keadilan internasional terhadap Israel.

Oleh kris mada
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/KENA BETANCUR

Demonstrasi untuk mendukung Palestina di Brooklyn, New York, AS, pada 15 Mei 2021. Demonstran pro-Palestina berunjuk rasa di kota-kota di seluruh Amerika Utara pada hari Sabtu, menyerukan diakhirinya serangan Israel di Jalur Gaza sebagai kekerasan terburuk dalam beberapa tahun.

JAKARTA, KOMPAS — Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darusalam mendesak penghentian kekerasan terhadap warga sipil di Palestina-Israel. Pihak-pihak bertikai juga didorong segera meredakan ketegangan dan menjunjung hukum internasional. Desakan disampaikan Presiden Joko Widodo, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yasin, dan Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam.

”Kami mendesak kedua pihak untuk menerima kehadiran sementara internasional di kota Al Quds (nama Jerusalem dalam bahasa Arab), untuk memantau penghentian kekerasan di wilayah pendudukan Palestina,” demikian pernyataan bersama mereka yang dikeluarkan pada Minggu (16/5/2021) untuk menyikapi perkembangan di Palestina.

Editor: Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan
Memuat data..