logo Kompas.id
InternasionalMeski Didesak Kurangi Emisi Karbon, India Kembangkan PLTU untuk Penuhi Kebutuhan Listrik

Meski Didesak Kurangi Emisi Karbon, India Kembangkan PLTU untuk Penuhi Kebutuhan Listrik

Draf pengembangan energi India memperlihatkan rencana pemerintah mengembangkan pembangkit listrik berbasis batubara ketimbang energi baru terbarukan. Murahnya harga batubara membuat India memilih ini.

Oleh Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/INDRANIL MUKHERJEE

Dalam foto yang diambil pada 14 Maret 2021 ini, tampak para aktivis lingkungan muda memegang poster dan spanduk saat mereka menunggu flash mob di Altona, Goa, India.

NEW DELHI, SENIN — Meski ada seruan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, India berencana mengembangkan pembangkit listrik tenaga batubara yang baru karena biaya produksinya yang murah. Rencana pengembangan ini tidak terlepas dari kenaikan konsumsi listrik India dalam beberapa tahun terakhir.

Rencana itu terungkap dari dokumen draf Kebijakan Listrik Nasional (NEP) 2021 bulan Februari. Dokumen setebal 28 halaman dan belum dipublikasikan itu menunjukkan rencana pemeritahan Perdana Menteri Narendra Modi menambah kapasitas pembangkit listrik baru bertenaga batubara meski dokumen itu juga merekomendasikan standar teknologi yang lebih ketat dan baik untuk mengurani pencemaran.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan
Memuat data..