logo Kompas.id
InternasionalKetegangan Iran-Israel Bayangi Negosiasi Kesepakatan Nuklir di Vienna

Ketegangan Iran-Israel Bayangi Negosiasi Kesepakatan Nuklir di Vienna

Otoritas Iran menggambarkan insiden atas situs nuklirnya sebagai tindakan ”terorisme nuklir”. Gedung Putih mengatakan, AS tidak terlibat dalam serangan itu dan tidak mengomentari spekulasi tentang penyebab insiden itu.

Oleh BENNY D KOESTANTO
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/ATTA KENARE

Bendera Iran berkibar di kompleks pembangkit tenaga nuklir Bushehr saat upacara untuk memulai operasional reaktor kedua, 10 November 2019. Negosiasi kemungkinan Amerika Serikat kembali ke kesepakatan nuklir Iran pada 2021 ini dibayangi sabotase atas situs nuklir Teheran yang diduga dilakukan Israel.

DUBAI, SENIN — Iran pada Senin (12/4/2021) menuduh musuh bebuyutannya, Israel, menyabotase situs nuklir utama Iran, Natanz, dan bertekad membalas dendam atas hal itu. Serangan yang diduga dilakukan Israel itu tampaknya merupakan episode terbaru dalam perang rahasia yang telah berlangsung lama antara Israel dan Iran. Proses negosiasi dan masa depan Amerika Serikat untuk kembali pada kesepakatan nuklir Iran pun dikhawatirkan terganggu. Washington mengaku tidak terlibat dalam sabotase itu dan menolak berkomentar lebih jauh.

Iran mengatakan, orang yang menyebabkan pemadaman listrik di salah satu ruang produksi di pabrik pengayaan uranium bawah tanah itu telah diidentifikasi. ”Tindakan yang diperlukan sedang diambil untuk menangkap orang ini,” ungkap media pemerintah Iran tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Editor: Nasru Alam Aziz
Bagikan
Memuat data..