logo Kompas.id
InternasionalPerundingan Nuklir Iran Terancam Buntu

Perundingan Nuklir Iran Terancam Buntu

Pembicaraan tak langsung soal program nuklir Iran antara Amerika Serikat dan negara-negara penanda tangan Kesepakatan Nuklir 2015 terancam buntu selama AS dan Iran berkeras pada sikapnya masing-masing.

Oleh Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/JOE KLAMAR

Deputi Bidang Politik Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (tengah, kanan) dan Sekretaris Jenderal Badan Pelaksana Eksternal Eropa (EEAS) Helga Maria Schmid (tengah, kiri) menghadiri pertemuan Komisi Bersama Program Nuklir Iran di Vienna, Austria, Jumat (6/12/2019).

VIENNA, SABTU — Meski beberapa negara utama penanda tangan Kesepakatan Nuklir Iran 2015 melihat sejumlah kemajuan dalam perundingan tidak langsung Iran-Amerika Serikat, terdapat kemungkinan pembicaraan ini tidak akan menemui hasil yang diharapkan alias buntu. Delegasi Iran dan Amerika Serikat bertahan dengan posisinya masing-masing, terutama siapa yang harus melakukan aksi terlebih dulu dibanding yang lain.

Salah satunya mengenai sanksi apa yang harus dicabut oleh AS untuk melanjutkan kepatuhan Iran terhadap kesepakatan nuklir tersebut atau Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Sebaliknya, dalam pandangan Iran, AS harus mencabut seluruh sanksi yang dijatuhkan mantan Presiden AS Donald Trump tahun 2017 tanpa syarat agar pembicaraan bisa berlangsung kembali.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Nasru Alam Aziz
Bagikan
Memuat data..