logo Kompas.id
InternasionalHouthi Pilih Puisi untuk Tarik Simpati

Houthi Pilih Puisi untuk Tarik Simpati

Di tengah konflik di Yaman, zawamil—puisi tradisional di Yaman—hadir menjadi penyemangat ”perjuangan” bagi kelompok yang tengah bertikai. Puisi juga menjadi alat propaganda untuk menarik simpati.

Oleh BENNY D KOESTANTO
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/MOHAMMED HUWAIS

Seorang warga Yaman memeriksa puing-puing bangunan yang hancur oleh serangan udara Arab Saudi di kota Sanaa, Jumat (1/2/2019). Arab Saudi dan koalisinya mengintervensi Yaman tahun 2015 untuk mendukung Pemerintahan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi setelah digulingkan oleh kelompok Houthi yang didukung oleh Iran.

Puisi bisa sekuat besi. Selain bersuara melalui mulut senjata, kelompok Houthi yang melakukan pemberontakan terhadap Pemerintah Yaman juga memilih cara lunak. Mereka menyelipkan puisi sebagai bagian dari upaya perjuangan. Puisi tradisional setempat, dikenal sebagai zawamil, menjadi ”senjata” yang dipilih kelompok itu untuk merebut hati warga Yaman.

Zawamil adalah bagian dari warisan suku Yaman yang sangat disukai. Zawamil kerap dimainkan atau dipentaskan di pesta pernikahan dan acara sosial lainnya. Puisi tradisional—yang ditampilkan dalam rupa lirik-lirik lagu itu—dijadikan sarana bagi Houthi menjadi alat propaganda melawan Pemerintah Yaman dan pendukungnya.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Bonifasius Josie Susilo H
Memuat data..