logo Kompas.id
InternasionalDrama Tiga Hari di Jordania

Drama Tiga Hari di Jordania

Perhatian di Timur Tengah sejak akhir pekan lalu tersedot pada drama di Jordania. Ketegangan drama tiga hari itu menegaskan pentingnya Jordania di kawasan.

Oleh REDAKSI
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/KHALIL MAZRAAWI

Suasana ibu kota Amman, Jordania, Senin (5/4/2021), setelah beberapa hari terakhir berlangsung operasi keamanan menggagalkan upaya kudeta di negara itu.

Negara penjaga resmi Masjidil Aqsa itu juga memegang peran penting dalam penyelesaian konflik Palestina-Israel. Amerika Serikat (AS) menempatkan pasukan dan pesawat di negara itu, menjalin hubungan erat dengan intelijen Jordania, plus memasok bantuan lebih dari 1,5 miliar dollar AS bagi pemerintah negara itu tahun lalu. Guncangan sekecil apa pun di Jordania selalu penting untuk dicermati.

Guncangan melanda Jordania, Sabtu (3/4/2021), saat mantan Putra Mahkota Pangeran Hamzah bin Hussein mengumumkan lewat rekaman video yang dikirimkan ke BBC bahwa ia dikenai tahanan rumah. Pangeran Hamzah adalah putra Raja Hussein dari istri keempat kelahiran AS, Ratu Noor. Sebelum Raja Hussein wafat tahun 1999, Pangeran Hamzah diangkat menjadi putra mahkota. Takhta kerajaan diberikan kepada Raja Abdullah II, putra dari istri kedua Raja Hussein, Putri Muna. Tahun 2004, Raja Abdullah II mencopot gelar putra mahkota dari Pangeran Hamzah dan mengalihkannya kepada putra sulungnya, Pangeran Hussein.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi, Paulus Tri Agung Kristanto
Memuat data..