logo Kompas.id
Internasional”Shuttle Diplomacy” Para Menlu ASEAN Terkait Krisis Myanmar Berlanjut di China

”Shuttle Diplomacy” Para Menlu ASEAN Terkait Krisis Myanmar Berlanjut di China

Para menteri luar negeri ASEAN mengintensifkan diplomasi guna mencari solusi atas krisis Myanmar. Tak lama setelah China memperlihatkan perubahan sikap terkait isu Myanmar, empat menlu ASEAN menemui Menlu China Wang Yi.

Oleh kris mada
· 1 menit baca
Memuat data...
LI XIANG/XINHUA VIA AP

Foto yang dirilis kantor berita Xinhua ini, Menteri Luar Negeri China Wang Yi (kanan) beradu sikut sebagai pengganti jabat tangan di tengah pandemi Covid-19 dengan Menlu Singapura Balakrishnan di Kota Nanping, Provinsi Fujian, China, Rabu (31/3/2021). Wang juga bertemu dengan empat menlu negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Filipina.

NANPING, KAMIS — Para menteri luar negeri ASEAN menyambangi China sebagai bagian dari diplomasi ulang-alik (shuttle diplomacy) mereka dalam membahas perkembangan di Myanmar. Situasi di Myanmar semakin memburuk dan junta semakin brutal.

Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakhrisnan diterima Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Fujian, Rabu (31/3/2021). Dalam pernyataan yang dirilis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Singapura, Balakrishnan dan Wang membahas sejumlah isu.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Bagikan
Memuat data..