logo Kompas.id
InternasionalSaat Kebutuhan Ekonomi Lebih Mendesak dari Sengketa Wilayah

Saat Kebutuhan Ekonomi Lebih Mendesak dari Sengketa Wilayah

Kepentingan ekonomi masyarakat bisa mengalahkan ketegangan hubungan Pakistan-India. Islamabad mencabut larangan impor sejumlah komoditas dari India guna mengendalikan inflasi. Namun, kabinet Pakistan menunda langkah itu.

Oleh ADHITYA RAMADHAN
· 1 menit baca
Memuat data...
REUTERS/AKHTAR SOOMRO

Warga berbelanja menjelang Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 di Karachi, Pakistan, 21 Mei 2020.

Hubungan dua negara bertetangga di Asia Selatan, India dan Pakistan, tidak selamanya lancar. Bahkan, sering kali keduanya terlibat perselisihan soal wilayah perbatasan, seperti pada tahun 2019 ketika New Delhi membatalkan status khusus Kashmir di kawasan yang dikuasainya.

Merespons sikap New Delhi itu, Islamabad kemudian menangguhkan hubungan dagang dan diplomatiknya dengan New Delhi. Kedua negara pun memanggil pulang para diplomat mereka, termasuk para anggota staf konsulatnya.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Bagikan
Memuat data..