logo Kompas.id
InternasionalJalan Panjang Perjuangan Perempuan Afghanistan

Jalan Panjang Perjuangan Perempuan Afghanistan

Pembunuhan yang menargetkan warga sipil, khususnya perempuan, masih marak di Afghanistan meski nota kesepahaman damai sudah ditandatangani. Pengakuan atas hak dan kesetaraan bagi perempuan masih panjang di negara itu.

Oleh Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/WAKIL KOHSAR

Perempuan Hazara berjalan menuju pintu sebuah goa yang dijadikan tempat tinggal mereka dan keluarga di Desa Tak Darakht, pinggiran Provinsi Bamiyan, Afghanistan, 6 Maret 2021.

Aktivis perempuan terkemuka Afghanistan, Sima Samar, telah memperjuangkan hak-hak kaum perempuan di negaranya selama 40 tahun terakhir. Meski nota kesepahaman damai sudah diteken di Doha, Qatar, Februari 2020, bukan berarti ancaman terhadap kaum perempuan berhenti. Perjuangannya masih jauh dari selesai, terutama karena perundingan intra Afghanistan macet, sementara dua bulan lagi Amerika Serikat akan hengkang dari negara itu.

Samar (64) khawatir dengan masa depan kaumnya dan negara itu. Dia menilai, ketidakamanan dan ketidakstabilan Afghanistan telah mencapai tingkat yang menakutkan.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Bagikan
Memuat data..