logo Kompas.id
InternasionalSingapura Kembangkan Panel...

Singapura Kembangkan Panel Surya Terapung

Pemerintah Singapura membangun dua pembangkit listrik tenaga surya terapung untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Namun, proyek ini dinilai masih jauh dari harapan untuk mengurangi ketergantugan pada energi fosil.

Oleh
Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/CL3fLhy6KSwqH3B5rY5s1cekD2s=/1024x681/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F03%2FSINGAPORE-SOLAR-ENERGY-CLIMATE_94930629_1615172825.jpg
AFP/ROSLAN RAHMAN

Seorang pekerja menarik kabel di sepanjang panel surya terapung di lepas pantai Singapura bagian utara atau di seberang Negara Bagian Johor, Malaysia, 22 Januari 2021.

SINGAPURA, SENIN — Meski hanya memiliki lahan daratan terbatas, separuh dari luas wilayah Kota Los Angeles, Amerika Serikat, Singapura adalah salah satu negara penghasil karbon dioksida per kapita terbesar di Asia. Untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari pembangkit listrik konvensional, Pemerintah Singapura memilih mengembangkan ladang surya terapung di wilayah lautnya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

”Setelah atap rumah habis dan lahan yang tersedia sangat langka, potensi besar berikutnya sebenarnya adalah wilayah perairan,” kata Jen Tan, Wakil Presiden Senior pada Sembcorp Industries. Tan, di perusahaan yang sama, tengah memimpin proyek pengembangan tenaga surya untuk wilayah Asia Tenggara.

Editor:
samsulhadi
Bagikan