logo Kompas.id
InternasionalMerespons Kebrutalan Aparat Junta, AS Perketat Pengawasan Ekspor ke Myanmar

Merespons Kebrutalan Aparat Junta, AS Perketat Pengawasan Ekspor ke Myanmar

AS memasukkan Myanmar dalam daftar kelompok yang sama dengan Rusia dan China sebagai negara yang diawasi terkait pemanfaatan teknologi. AS membatasi ekspor produk yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan militer Myanmar.

Oleh Luki Aulia
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/LYNN BO BO/POOL

Foto yang diambil pada 3 Februari 2018 ini menunjukkan Panglima Militer Myanmar Jenderal Senior Min Aung Hlaing (tengah) tiba dengan para pejabat militer senior pada hari kedua latihan militer gabungan di wilayah delta Irrawaddy.

WASHINGTON, JUMAT — Pemerintah Amerika Serikat kembali menjatuhkan sanksi kepada rezim junta militer Myanmar. Kali ini pengetatan pengawasan ekspor ke Myanmar. AS memasukkan kembali Myanmar ke dalam daftar kelompok yang sama dengan Rusia dan China yang juga diawasi terkait pemanfaatan teknologi dan bahan sensitif apa pun.

Pembatasan ekspor tersebut khusus pada produk-produk yang kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk keperluan militer.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Memuat data..