logo Kompas.id
InternasionalMahkamah Kriminal Mulai Lakukan Penyelidikan atas Dugaan Kejahatan Perang di Palestina

Mahkamah Kriminal Mulai Lakukan Penyelidikan atas Dugaan Kejahatan Perang di Palestina

Mahkamah Kriminal Internasional memulai penyelidikan atas dugaan kejahatan perang di Palestina sejak konflik bersenjata tahun 2014. Palestina dan para pegiat HAM menyambut gembira. AS-Israel menentang keputusan itu.

Oleh MAHDI MUHAMMAD
· 1 menit baca
Memuat data...

Asap membubung di kota Gaza setelah serangan udara pasukan Israel menghantam kota itu, 31 Juli 2014. Tujuh tahun kemudian, Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) yang bermarkas di Den Haag, Belanda, menyatakan mereka memiliki yurisdiksi untuk melakukan penyelidikan atas dugaan kejahatan perang oleh Israel dalam konflik itu.

DEN HAAG, KAMIS — Mahkamah Kriminal Internasional mengumumkan memulai melakukan  penyelidikan terhadap dugaan kejahatan perang di wilayah Palestina yang diduduki Israel, terutama atas tindakan militer Israel dan pembangunan permukiman Yahudi di tanah yang direbut pada Perang Arab-Israel tahun 1967.

Keputusan Kepala Jaksa Penyidik Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) Fatou Bensouda itu menjadi pukulan yang memalukan bagi Pemerintah Israel. Pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah melakukan kerja kehumasan yang agresif dan upaya diplomatik di belakang layar untuk menghalangi upaya penyelidikan tersebut.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Memuat data..