logo Kompas.id
InternasionalDitolak di Barat, Huawei Menikmati Madu di Kawasan Arab Teluk

Ditolak di Barat, Huawei Menikmati Madu di Kawasan Arab Teluk

Kekhawatiran tentang sepak terjang Huawei yang disuarakan di AS dan Eropa ”tidak meyakinkan” di kawasan Teluk. Negara-negara kaya di Arab Teluk menerima raksasa telekomunikasi China itu dengan tangan terbuka.

Oleh BENNY D KOESTANTO
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/KARIM SAHIB

Gedung Huawei di Dubai Knowledge Park, Distrik Jumeirah, Dubai, Uni Emirat Arab, 22 Februari 2021.

Perusahaan raksasa telekomunikasi China, Huawei, tengah menikmati bulan madu dengan negara-negara Teluk yang kaya minyak. Di tengah proses diversifikasi ekonomi negara-negara itu dari minyak ke teknologi dan gaya hidup, Huawei mendapatkan tempat dan kesempatannya. Sebelumnya, Huawei bersusah payah untuk masuk ke negara-negara Barat yang notabene adalah mitra-mitra strategis negara-negara Teluk.

Huawei telah berjuang dalam beberapa tahun terakhir menghadapi sanksi dari Pemerintah Amerika Serikat (AS). Inggris dan Swedia juga telah melarang penggunaan peralatan Huawei di jaringan 5G mereka. Perancis pun memberlakukan pembatasan terhadap Huawei. Washington mengklaim Huawei memiliki hubungan dekat dengan militer China. Karena kelindannya, Beijing dapat menggunakan peralatan dan teknologi Huawei untuk spionase. Tuduhan-tuduhan itu telah dibantah Huawei.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Memuat data..