logo Kompas.id
InternasionalPerjuangan Prodemokrasi Thailand Terganjal di Parlemen

Perjuangan Prodemokrasi Thailand Terganjal di Parlemen

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha tetap mendapatkan dukungan dan lolos dari mosi tidak percaya parlemen. Ini adalah kali kedua Prayuth lolos dari hadangan oposisi.

Oleh Luki Aulia
· 1 menit baca
Memuat data...

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha (ketiga dari kanan) memberi hormat kepada anggota parlemen setelah voting mosi tidak percaya tidak disetujui, Sabtu (20/2/2021). Prayuth lolos dari mosi tidak percaya di parlemen di tengah tuduhan pemerintahannya telah salah mengelola ekonomi, lambat dalam pengadaan vaksin Covid-19, melanggar hak asasi manusia, dan korupsi.

BANGKOK, SABTU — Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha tetap mendapatkan dukungan dan lolos dari mosi tidak percaya parlemen. Padahal, menurut rakyat Thailand yang memrotesnya selama berbulan-bulan, Prayuth dan pemerintahannya salah dalam mengelola ekonomi, ceroboh dalam penyediaan vaksin Covid-19, melanggar hak asasi manusia, dan korupsi. Sembilan menteri juga lolos seperti Prayuth.

”Hasil voting di parlemen menunjukkan masih ada kepercayaan,” kata Presiden Majelis Nasional Chuan Leekpai, Sabtu (20/2/2021).

Editor: Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan
Memuat data..