logo Kompas.id
InternasionalAS Masih Dingin dengan Proposal Iran untuk Kembali ke Kesepakatan Nuklir

AS Masih Dingin dengan Proposal Iran untuk Kembali ke Kesepakatan Nuklir

Pemerintah AS-Iran mengajukan syarat agar masing-masing bisa kembali ke kesepakatan nuklir. Pada saat sama, Iran terus mengupayakan pengayaan uranium di situs nuklirnya. Ini membuat AS hati-hati dengan proposal Iran.

Oleh Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
Memuat data...
AP PHOTO

Warga Iran mengangkat spanduk yang bertuliskan dukungan terhadap program nuklir Pemerintah Iran dalam pertemuan akbar memperingati 28 tahun Revolusi Islam Iran, Minggu (11/2/2007).

WASHINGTON, KAMIS — Presiden Amerika Serikat Joe Biden mendukung kembalinya AS dalam kesepakatan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tahun 2015 setelah pada pemerintahan sebelumnya negara ini memutuskan keluar. Namun, dalam pandangan AS, terlalu dini bagi mereka untuk menerima proposal Iran pada Uni Eropa yang akan mengoordinasikan kembalinya AS dalam JCPOA.

Apalagi, pada saat yang sama, Washington melihat Iran terus melakukan pelanggaran perjanjian tersebut dengan pengayaan uranium di berbagai fasilitas nuklirnya serta pengembangan roket yang dinilai mendukung pengembangan senjata nuklir mereka.

Editor: Muhammad Samsul Hadi
Bagikan
Memuat data..