logo Kompas.id
InternasionalLangkah Trump yang Berbahaya di Arktika

Langkah Trump yang Berbahaya di Arktika

Presiden AS Donald Trump mengizinkan lelang konsesi lahan tambang minyak dan gas di Kawasan Perlindungan Suaka Nasional Arktik. Muncul kekhawatiran bahwa kerusakan habitat flora, fauna, dan iklim pun di depan mata.

Oleh Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/GREENPEACE INTERNATIONAL/DANILE BELTRA

Foto yang dirilis pada 19 September 2012 oleh Greenpeace memperlihatkan kapal organisasi My Arctic Sunrise dalam ekspedisi Laut Arktika pada 11 September 2021 untuk mendokumentasikan permukaan terendah air laut.

Kurang dari sebulan sebelum lengser dari jabatannya, Presiden AS Donald Trump memutuskan membuka peluang pengeboran minyak dan gas di wilayah Arktika. Trump mengizinkan Biro Pengelolaan Lahan (BLM) AS melelang hak konsesi pengeboran minyak dan gas bumi pada lahan Kawasan Perlindungan Suaka Nasional Arktika, timur laut Alaska.

Semula, lahan yang dibebaskan untuk pengeboran minyak dan gas seluas kira-kira setengah juta hektar. Namun, luasan itu kemudian diubah menjadi hanya separuhnya atau sekitar 250.000 hektar. Mengutip data Badan Informasi Energi AS, lokasi konsesi lahan mengandung sekitar 10,5 miliar barel minyak. Apabila produksinya digenjot  maksimal, ada peluang lokasi itu mengandung minyak hingga 16 miliar barel.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Bagikan
Memuat data..