logo Kompas.id
InternasionalRatusan Pekerja Thailand Meninggal di Korea Selatan

Ratusan Pekerja Thailand Meninggal di Korea Selatan

Sebanyak 122 pekerja migran Thailand yang tidak memiliki dokumen meninggal di Korea Selatan selama tahun 2020, sampai pertengahan Desember.

Oleh Mahdi Muhammad
· 1 menit baca
Memuat data...
LILLIAN SUWANRUMPHA/AFP

Pekerja migran Myanmar menyiapkan kapal penangkap ikan di provinsi pesisir pantai Thailand, Samut Sakhon, 20 September 2018. Ada ratusan pekerja migran Thailand dilaporkan meninggal di Korea Selatan sepanjang tahun 2020 hingga pertengahan Desember ini.

Ratusan pekerja migran tidak berdokumen asal Thailand meninggal di Korsel, sebagian tanpa diketahui penyebabnya. Kasus serupa pun pernah menimpa pekerja dari Indonesia.

SEOUL, SELASA — Sebanyak 122 pekerja migran Thailand yang tidak memiliki dokumen meninggal di Korea Selatan selama tahun 2020, sampai pertengahan Desember. Ini angka kematian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Pascal S Bin Saju
Bagikan
Memuat data..