logo Kompas.id
InternasionalKorsel Kekurangan Tempat Tidur Pasien Korona

Korsel Kekurangan Tempat Tidur Pasien Korona

Tempat tidur khusus bagi pasien Covid-19 di Seoul, sebuah daerah metropolitan yang dihuni hampir 26 juta orang, tinggal tersisa tiga unit. Kondisi ini pun membuat kalang kabut Pemerintah Korea Selatan.

Oleh BENNY D KOESTANTO
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/JUNG YEON-JE

Seorang staf medis mengambil sampel dari seorang wanita untuk menguji virus korona Covid-19 di stasiun pengujian sementara di luar stasiun Seoul, Korea Selatan, Senin (14/12/2020). Pemerintah Korea Selatan memerintahkan penutupan sekolah di ibu kota Seoul mulai Selasa (15/12/2020) seiring lonjakan kasus Covid-19 yang memunculkan kondisi terburuk melebihi puncak wabah di negara itu pada Februari lalu.

SEOUL, RABU — Korea Selatan pada Rabu (16/12/2020) melaporkan rekor kenaikan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 secara harian. Tekanan pun langsung dirasakan rumah-rumah sakit. Jumlah tempat tidur yang khusus digunakan untuk merawat pasien Covid-19 dikhawatirkan tidak cukup untuk menampung lonjakan jumlah pasien.

Sejumlah pejabat mengungkapkan, tempat tidur khusus bagi pasien Covid-19 di Seoul, sebuah daerah metropolitan yang dihuni hampir 26 juta orang, tinggal tersisa tiga unit. Kondisi ini pun membuat kalang kabut para pihak yang bertanggung jawab dengan persoalan pandemi. ”Prioritas utama saat ini adalah mengamankan lebih banyak tempat tidur rumah sakit,” demikian penggalan transkrip pernyataan Perdana Menteri Chung Sye-kyun dalam pertemuan pemerintah. ”Kekuasaan administratif penuh harus dimobilisasi sehingga tidak ada pasien yang menunggu lebih dari satu hari sebelum ditempatkan ke tempat tidurnya.”

Editor: Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan