logo Kompas.id
InternasionalTekanan Berlanjut bagi PM Muhyiddin

Tekanan Berlanjut bagi PM Muhyiddin

Setelah Raja menolak keinginan PM Muhyiddin Yassin mengumumkan status negara Malaysia dalam keadaan darurat, tekanan pada Muhyiddin makin tinggi. Mulai dari kehilangan dukungan sampai desakan mundur terus menggelinding.

Oleh Mahdi Muhammad
· 0 menit baca
Memuat data...
REUTERS/MALAYSIA INFORMATION DEPARTMENT/NIZAM ZANIL

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menandatangani sebuah dokumen pada hari kerja pertamanya di kantor perdana menteri di Putrajaya, Malaysia, 2 Maret 2020.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Memuat data..