logo Kompas.id
InternasionalDukung Genosida Rohingya, Aung San Suu Kyi Dikucilkan

Dukung Genosida Rohingya, Aung San Suu Kyi Dikucilkan

Parlemen Eropa mencoret nama Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi dari keanggotaan di komunitas penerima Penghargaan Sakharov. Suu Kyi dinilai abai pada isu Rohingya.

Oleh Luki Aulia
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP PHOTO / ROMEO GACAD

Seorang pedagang menjual kalender dengan potret pemimpin oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi, di Yangon, 12 November 2015.

BRUSSELS, KAMIS — Parlemen Eropa mencoret nama pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, dari keanggotaan di komunitas penerima Penghargaan Sakharov karena membiarkan kekerasan militer dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap masyarakat etnis Rohingya di Myanmar. Ini berarti Suu Kyi tidak akan pernah diundang lagi ke acara apa pun yang terkait dengan penghargaan yang diraihnya tahun 1990 itu.

Parlemen Eropa mengumumkan sikap ini, Kamis (10/9/2020), karena Suu Kyi yang pernah menjadi tahanan politik rezim junta militer Myanmar pada 1990-an itu justru membela militer dan membiarkan genosida terhadap Rohingya.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan
Memuat data..