logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊTikTok Mengungkap Praktik...
Iklan

TikTok Mengungkap Praktik Standar Ganda AS dan China

TikTok, seperti banyak aplikasi lain di ponsel, dapat mengetahui lokasi penggunanya dan menyimpan informasi itu di pusat data yang, antara lain, berada di China. AS berusaha menghapus China dari internet.

Oleh
Kris Mada
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/lRf7ST4uGWRyq3uiVW3L3vHou10=/1024x564/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F07%2FFACEBOOK-WHATSAPPLAW-HONG-KONG_90282416_1594112462.jpg
REUTERS FILES. REUTERS/FILE PHOTOS

Logo Facebook, Google, dan Twitter.

Hampir tidak ada penyedia aplikasi di komputer dan telepon pintar yang tidak mengambil data pengguna lalu dikirim ke negara asal penyedia aplikasi. Pengembang Amerika Serikat, Eropa, hingga China melakukan itu.

Facebook, Twitter, dan Google bolak-balik diperiksa dan dihukum di sejumlah negara gegara urusan data pengguna. Perusahaan-perusahaan internet asal AS itu dituding memata-matai dan menyalahgunakan data penggunanya. Awal Agustus 2020, Komisi Perdagangan (FTC) AS menyelidiki Twitter atas dugaan penyalahgunaan itu.

Editor:
Pascal Bin Saju
Bagikan