logo Kompas.id
InternasionalPerang Suriah Jauh dari Akhir, Turki Tidak Mau Mundur

Perang Suriah Jauh dari Akhir, Turki Tidak Mau Mundur

Konflik sembilan tahun di Suriah telah menewaskan lebih dari 380.000 orang dan membuat lebih dari setengah populasi negara itu harus mengungsi.

Oleh BENNY D KOESTANTO
· 1 menit baca
Memuat data...
PHOTO BY OMAR HAJ KADOUR / AFP)

Foto udara menampakkan kerusakan bangunan yang masif di Desa Al Nayrab, Idlib, Suriah. Hampir semua warga desa ini mengungsi bersama sekitar 1 juta warga Idlib lainnya ke kawasan yang lebih aman, termasuk menyeberang hingga ke Eropa.

ANKARA, SELASA — Kondisi krisis di Suriah yang sudah terjadi bertahun-tahun tampaknya akan semakin dalam. Sebab, Turki, yang terlibat dalam perang Suriah sejak empat tahun silam, kini tak mau mundur dan bertekad mempertahankan kehadirannya sampai rakyat Suriah benar-benar bebas di mata Turki.

”Kami akan terus tinggal di negara ini sampai tetangga dan saudara kami yang berusia seribu tahun, rakyat Suriah, mencapai kebebasan, perdamaian, dan keamanan,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pidato yang disiarkan melalui televisi di Ankara, Turki, Selasa (21/7/2020).

Editor: Pascal S Bin Saju
Bagikan
Memuat data..