logo Kompas.id
InternasionalIndonesia Damaikan AS-China di Sidang DK PBB, Resolusi Disahkan Aklamasi

Indonesia Damaikan AS-China di Sidang DK PBB, Resolusi Disahkan Aklamasi

Dewan Keamanan PBB berhasil mengesahkan resolusi yang tertunda selama berbulan-bulan akibat perselisihan AS dan China. Indonesia mampu menjembatani perbedaan pandangan AS-China sehingga resolusi diterima secara aklamasi.

Oleh Kris Mada
· 1 menit baca

JAKARTA, KOMPAS — Lobi Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York, AS, berperan penting dalam pengesahan secara bulat resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa Nomor 2532, Rabu (1/7/2020) waktu AS atau Kamis dini hari WIB. Resolusi itu memerintahkan penghentian konflik bersenjata sekurang-kurangnya 3 bulan guna membantu upaya penanganan dampak pandemi Covid-19.

Resolusi tersebut selama berbulan-bulan ditolak AS dan China, dua negara penyumbang dana terbesar bagi PBB. Kedua negara itu juga selalu mengancam akan menggunakan hak vetonya jika resolusi tersebut dibahas. AS menolak rancangan itu karena China mendesak ada pembahasan soal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam rancangan resolusi DK PBB.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Memuat data..