logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊSaat Kaum Miskin Semakin...
Iklan

Saat Kaum Miskin Semakin Tertekan Korona

Bank Dunia menyatakan, untuk pertama kalinya sejak 1998 tingkat kemiskinan akan naik seiring terjadinya resesi global dan penurunan tajam pendapatan per kapita.

Oleh
BENNY D KOESTANTO
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/egJFfIEVtqzvpEj2GUtqgMRG0sU=/1024x768/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2F58058c16-f10a-4596-b15b-31373b2126cf_jpg.jpg
Kompas/AGUS SUSANTO

Seorang anak makan semangka di hunian warga di bantaran jalur kereta api di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (28/6/2020). Pandemi Covid-19 telah menyebabkan kondisi ekonomi memburuk dan berpotensi menambah angka kemiskinan di Indonesia.

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Kiranya peribahasa itu dapat menggambarkan nasib kaum menengah ke bawah saat-saat ini. Krisis akibat pandemi Covid-19 dan juga penurunan harga minyak global memberikan tekanan lebih bagi penduduk yang berada dalam status kemiskinan ekstrem, yang hidup dengan pendapatan rata-rata kurang dari 1,90 dollar AS atau sekitar Rp 27.300 per hari.

Bank Dunia menyatakan, untuk pertama kalinya sejak 1998, tingkat kemiskinan akan naik seiring terjadinya resesi global dan penurunan tajam pendapatan per kapita.

Editor:
Pascal Bin Saju
Bagikan