logo Kompas.id
InternasionalAS Memberi Keringanan Sanksi...

AS Memberi Keringanan Sanksi kepada Irak

Amerika Serikat memberi keringanan sanksi kepada Irak. Kelonggaran itu dibuat untuk memberi peluang bagi Irak mengimpor energi dari Iran. Washington berharap, pada akhirnya, Irak akan membeli gas dan minyak dari AS.

Oleh
Luki Aulia
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/JCUh2kENJ1aSmx_WlV0ifUkpSH0=/1024x758/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F02%2F20200213luk-minyakIrak1_1581599468.jpg
AP PHOTO/NABIL AL-JURANI

Dalam foto yang diambil 12 Januari 2017 ini terlihat para pekerja sedang berjalan di kilang minyak Nihran bin Omar di dekat Basra, Irak. Pemerintah Amerika Serikat memberikan sinyal bersedia memperpanjang keringanan sanksi kepada Irak agar Irak bisa terus mengimpor gas dan minyak dari Iran.

BAGHDAD, RABU — Pemerintah Amerika Serikat akan memberi keringanan sanksi bagi Irak selama 45 hari yang memungkinkan Irak mengimpor gas dan minyak, Rabu (13/2/2020). Keringanan itu hanya berlaku dalam waktu pendek karena AS rutin memperpanjang sanksi terhadap Irak selama 90-120 hari. AS menjatuhkan sanksi terhadap bidang energi Iran pada akhir 2018. Masalahnya, Baghdad selama ini bergantung sepenuhnya pada sumber energi gas dan listrik yang impor dari negara tetangganya, Iran.

Impor sumber energi dari Iran itu memenuhi sepertiga fasilitas sumber energi Irak yang lumpuh akibat tidak dirawat gara-gara konflik bertahun-tahun. ”Keringanan kali ini hanya selama 45 hari dengan syarat dan ketentuan berlaku,” kata salah seorang pejabat senior Irak.

Editor:
Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan