logo Kompas.id
InternasionalKekuatan Multilateral

Kekuatan Multilateral

Awalnya forum negara-negara G-20 di Buenos Aires Jumat 30112018 dihelat di bawah bayang-bayang kegagalan forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik APEC mencapai komunike bersama di Port Moresby Papua Niugini Ketegangan di antara dua raksasa dunia yaitu Amerika Serikat dan China karena peran

Oleh B Josie Susilo Hardianto
· 1 menit baca
Memuat data...
AP PHOTO/G20 PRESS OFFICE

Para pemimpin dan kepala negara-negara anggota G-20 tertawa saat berkumpul untuk berfoto bersama pada permulaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Buenos Aires, Argentina, Jumat (30/11/2018). Di antara mereka, pada baris depan dari kanan: PM Shinzo Abe (Jepang), Presiden Donald Trump (AS), Presiden Emmanuel Macron (Perancis), PM Theresa May (Inggris), Presiden Cyril Ramaphosa (Afrika Selatan), dan Presiden Recep Tayyip Erdogan (Turki). Sementara pada baris kedua dari kiri: Wakil Presiden Jusuf Kalla (Indonesia), PM Andrew Holness (Jamaika), Presiden Dewan Eropa Donald Tusk, PM Mark Rutte (Belanda), PM Pedro Sanchez (Spanyol), PM Justin Trudeau (Kanada), Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde, dan PM Narendra Modi (India).

Awalnya, forum negara-negara G-20 di Buenos Aires, Jumat (30/11/2018), dihelat di bawah bayang-bayang kegagalan forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) mencapai komunike bersama di Port Moresby, Papua Niugini. Ketegangan di antara dua raksasa dunia, yaitu Amerika Serikat dan China, karena perang dagang membuat sejumlah pertemuan yang dibangun dalam kerangka multilateral menjadi rentan.

Sebelumnya, ketidaksepakatan di antara kedua negara di APEC telah membuat forum itu mencatat ”sejarah baru”, yaitu untuk pertama kali sejak dibentuk pada tahun 1989, APEC tidak menghasilkan komunike. Sikap keras mereka untuk mempertahankan kepentingan masing-masing membuat dunia gagal mengambil satu langkah bersama.

Editor:
Bagikan
Memuat data..