logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiPemanfaatan Limbah FABA di NTB...

Pemanfaatan Limbah FABA di NTB Semakin Diminati

PLTU di NTB menghasilkan limbah atau FABA dalam jumlah yang banyak. Agar tidak terbuang sia-sia, PLN NTB terus memaksimalkan pemanfaatannya oleh masyarakat.

Oleh
ISMAIL ZAKARIA
· 1 menit baca
Alat berat bekerja untuk menata dan mempersiapkan batubara di <i>coal yard </i>Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Senin (11/10/2021). Sejak akhir 2020, PLN UIW NTB mulai mendorong penggunaan biomassa seperti sampah dan serbuk kayu sebagai substitusi batubara di PLTU Jeranjang. Sayangnya, pasokan biomassa masih terbatas, bahkan belum mampu memenuhi kebutuhan 3 persen (sekitar 45 ton) seluruh unit pembangkit PLTU Jeranjang yang berkapasitas 3 x 25 MW.
ISMAIL ZAKARIA

Alat berat bekerja untuk menata dan mempersiapkan batubara di coal yard Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Senin (11/10/2021). Sejak akhir 2020, PLN UIW NTB mulai mendorong penggunaan biomassa seperti sampah dan serbuk kayu sebagai substitusi batubara di PLTU Jeranjang. Sayangnya, pasokan biomassa masih terbatas, bahkan belum mampu memenuhi kebutuhan 3 persen (sekitar 45 ton) seluruh unit pembangkit PLTU Jeranjang yang berkapasitas 3 x 25 MW.

MATARAM, KOMPAS — Penggunaan limbah pembangkit listrik tenaga uap atau fly ash bottom ash (FABA) terus dimaksimalkan di Nusa Tenggara Barat. Hingga April 2022, lebih dari 1.000 ton FABA dari dua PLTU telah digunakan untuk berbagai pembangunan infrastruktur.

General Manager PLN NTB Sudjarwo dalam keterangan pers di Mataram, Senin (18/4/2022), mengatakan, total FABA yang telah digunakan sebanyak 1.124 ton dalam proses pembangunan berbagai infrastruktur di NTB. Pemanfaatan itu misalnya dalam proses konstruksi untuk pembuatan paving block, batako, beton rabat, dudukan oli, serta kajian uji coba stabilisasi lahan.

Editor:
CORNELIUS HELMY HERLAMBANG
Bagikan