logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & Teknologi"Ecobrick" dan Sabun Minyak...

"Ecobrick" dan Sabun Minyak Jelantah untuk Kurangi Perubahan Iklim

Dampak perubahan iklim kian dirasakan warga Kota Bandar Lampung. Tak ingin berpangku tangan, mereka terjun langsung mengolah limbah rumah tangga sebagai gerakan nyata untuk menghadapi perubahan iklim.

Oleh
VINA OKTAVIA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/UVeNtL24194QCZC_NnaZXqEQWjo=/1024x768/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F10%2Ffoto-7_1634816194.jpg
KOMPAS/VINA OKTAVIA

Okta Fiantimala (45) menunjukkan eco brick di rumahnya di Kelurahan Labuhan Ratu Raya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Sabtu (9/10/2021).

Sejumlah ibu rumah tangga di Kota Bandar Lampung, Lampung, tak ingin sekadar bicara tentang menjaga alam. Mereka terjun langsung mengolah limbah rumah tangga sebagai gerakan nyata untuk mengurangi semakin besarnya perubahan iklim.

Okta Fiantimala (45) sibuk mengumpulkan sampah plastik bekas makanan ringan ke dalam karung di rumahnya di Kelurahan Labuhan Ratu Raya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Sabtu (9/10/2021). Plastik itu ia bersihkan sebelum digunting dan dipadatkan ke dalam botol plastik menjadi ecobrick.   

Editor:
hamzirwan
Bagikan