logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiPangan yang Sehat Buat Diri dan Lingkungan

Pangan yang Sehat Buat Diri dan Lingkungan

Menghindari daging merah dan beralih ke ikan serta protein nabati merupakan salah satu cara untuk mengurangi jejak karbon dalam makanan. Selain baik bagi iklim, pola diet ini juga baik bagi kesehatan.

Oleh
Ahmad Arif
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO

Ibu-ibu di Desa Tumbang Lawang, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Rabu (10/4/2019), memasak dengan menggunakan bambu dan bumbu hutan. Mereka sama sekali tidak menggunakan penyedap rasa instan pabrikan dan lebih memilih menggunakan bumbu alami. Bagi mereka, hutan menjadi dumber kehidupan, begitu juga pangan lokal menjadi kunci ketahanan pangan.

Seperti kebanyakan hal yang berhubungan dengan manusia, makanan yang kita makan juga memiliki jejak karbon. Mulai dari pembukaan lahan, pengolahan tanah, pemupukan, hingga pemanenan dan pengirimannya menghasilkan emisi gas rumah kaca yang bisa semakin memanaskan Bumi.

Riset oleh Xiaoming Xu dari University of Illinois dan tim yang terbit di jurnal Nature Food pada pertengahan September 2021 menunjukkan, produksi pangan global telah menyumbang lebih dari 17 miliar metrik ton per tahun. Sebanyak 57 persen emisi ini disumbang oleh makanan hewani, sedangkan makanan nabati menyumbang 29 persen.

Editor:
Adhitya Ramadhan
Bagikan