logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiG-7 Hentikan Dukungan terhadap...

G-7 Hentikan Dukungan terhadap Batubara

Aksi nyata mengatasi krisis iklim menjadi komitmen negara-negara anggota G-7. Salah satunya dengan mengakhiri dukungan terhadap penggunaan batubara untuk bahan bakar pembangkit listrik.

Oleh
Ahmad Arif
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/bc3mU2it4yLdkz4Q_NdRUA9ZW9o=/1024x631/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F06%2F7d6f9323-a832-4090-94cf-4353f66ae618_jpg.jpg
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang, Jakarta, Senin (7/6/2021). Pasokan listrik untuk DKI Jakarta dan sekitarnya akan mendapat tambahan 171 megawatt (MW) setelah PLN mulai melakukan operasi secara komersial steam turbine unit 3 PLTGU Muara Karang. Pembangkit tersebut juga digunakan untuk mendukung berbagai infrastruktur yang ada dan dikembangkan, seperti MRT, LRT, perluasan Bandara Soekarno-Hatta, dan pusat bisnis.

JAKARTA, KOMPAS — Pertemuan negara-negara G-7 atau Kelompok Tujuh telah bersepakat untuk meningkatkan upaya mengatasi dampak perubahan iklim. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghentikan penggunaan batubara.

Tujuh negara tersebut, yakni Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat, juga memperbarui janji untuk mengumpulkan 100 miliar dollar AS per tahun untuk membantu negara-negara miskin mengurangi emisi.

Editor:
evyrachmawati
Bagikan