logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiMasih Banyak Produsen Produk Pengganti ASI Melanggar Kode Internasional

Masih Banyak Produsen Produk Pengganti ASI Melanggar Kode Internasional

Setelah 40 tahun Kode Etik Pemasaran Pengganti Air Susu Ibu diadopsi global, pelanggaran oleh perusahaan produk pengganti ASI masih terjadi. Bahkan, saat pandemi, pelanggaran di ranah digital tak terbendung.

Oleh PRADIPTA PANDU
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RIZA FATHONI

Sejumlah ibu menyusui bayinya serentak saat acara peringatan Pekan ASI Sedunia di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Jakarta, Rabu (3/8/2016). Kementerian PPPA mendorong seluruh kementerian dan instansi pemerintah daerah untuk memiliki ruang laktasi dan penitipan anak.

JAKARTA, KOMPAS — Selama pandemi, produsen produk pengganti air susu ibu masih banyak yang ditemukan melanggar Kode Etik Internasional Pemasaran Pengganti Air Susu Ibu. Pemerintah didorong untuk memperkuat regulasi terkait penegakan kode karena hal ini seharusnya menjadi bagian dari regulasi nasional dan daerah terkait ASI.

Hal tersebut terangkum dalam laporan Pelanggaran Kode Internasional oleh Perusahaan Produk Pengganti ASI pada Platform Digital dan Media Sosial di Indonesia Selama Era Pandemi (April 2020-April 2021) yang disusun Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dan diluncurkan secara daring, Jumat (21/5/2021).

Editor: Adhitya Ramadhan
Bagikan
Memuat data..