logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiTanpa Mitigasi Memadai, Sekolah Tatap Muka Picu Covid-19 ke Keluarga

Tanpa Mitigasi Memadai, Sekolah Tatap Muka Picu Covid-19 ke Keluarga

Orangtua yang anaknya bersekolah secara tatap muka 38 persen lebih mungkin melaporkan gejala Covid-19, seperti demam, batuk, atau kesulitan bernapas, dibandingkan mereka yang tinggal dengan anak yang belajar daring.

Oleh Ahmad Arif
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Bahana Patria Gupta

Siswa SD Negeri Sima pulang sekolah di Distrik Yaur, Kabupaten Nabire, Papua, Senin (26/4/2021). Di tengah segala keterbatasan, salah satunya jaringan internet, mereka tetap rajin ke sekolah untuk menggapai cita-cita.

JAKARTA, KOMPAS — Keluarga yang memiliki anak yang bersekolah tatap muka terbukti memiliki peningkatan risiko tertular Covid-19 hingga 38 persen. Meski demikian, penggunaan masker yang ketat, pemeriksaan gejala secara rutin, dan tindakan mitigasi lainnya di sekolah bisa meminimalkan risiko itu.

Demikian hasil studi yang dipimpin oleh peneliti dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg dan dipublikasikan di jurnal Science pada 29 April 2021. Temuan ini perlu jadi pelajaran bagi pembukaan sekolah di Indonesia, yang telah menimbulkan kluster penularan, seperti terjadi di Sumatera Barat dan sejumlah tempat lain.

Editor: Ichwan Susanto
Bagikan
Memuat data..