logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiPerusahaan Rintisan Bidang...

Perusahaan Rintisan Bidang Lingkungan Terus Ditingkatkan

Jumlah perusahaan rintisan di bidang lingkungan yang masih minim perlu terus ditingkatkan karena dapat mendukung upaya penanggulangan krisis iklim dan menciptakan ekonomi sirkular.

Oleh
PRADIPTA PANDU
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/Fxj6xnYyvjsv1L4nCdMRr3uDcV8=/1024x577/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F07%2F405675b9-f289-44a0-9a2d-be048d65f373_jpg.jpg
KOMPAS/SATRIO PANGARSO WISANGGENI

Salah satu aspek dalam model bisnis usaha rintisan Jejak.in. Perusahaan di sektor lingkungan ini menjadi salah satu perusahaan yang dianggap paling inovatif dalam program akselerator "start-up" Gojek Xcelerate dalam konferensi pers dan acara diskusi bertajuk Gojek Xcelerate Xcellence yang digelar secara jarak jauh pada Rabu (1/7/2020) sore.

JAKARTA, KOMPAS – Inovasi dari perusahaan rintisan atau start-up yang bergerak di bidang lingkungan dinilai dapat membantu menanggulangi krisis iklim dan menciptakan ekonomi sirkular. Namun, sampai saat ini jumlah perusahaan rintisan di bidang lingkungan masih minim sehingga butuh dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan

Co-Founder Ecoxyztem Venture Builder, Jonathan Daya mengemukakan, pada masa yang akan depan, dunia khususnya Asia sangat membutuhkan teknologi atau inovasi baru. Sebab, pada 2025 diperkirakan terdapat 750 juta orang di Asia yang terkena bencana hidrometeorologi yang merupakan dampak dari perubahan iklim.

Editor:
Ichwan Susanto
Bagikan