logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiWaspadai Penangkapan Hiu Mako secara Insidental

Waspadai Penangkapan Hiu Mako secara Insidental

Meski hiu jenis mako kebanyakan tertangkap sebagai kegiatan samping perikanan atau ”by catch”, kejadian ini tetap perlu dikurangi.

Oleh PRADIPTA PANDU
· 1 menit baca
Memuat data...
ANTARA FOTO/IGGOY EL FITRA

Nelayan memindahkan ikan hiu hasil tangkapan ke atas mobil di TPI Gaung, Padang, Sumatera Barat, Kamis (17/1/2019). Ikan hiu masih menjadi target tangkapan nelayan di daerah itu untuk diambil minyak dan siripnya ataupun dikonsumsi dagingnya.

JAKARTA, KOMPAS — Meski jumlahnya tidak signifikan, hiu mako yang tertangkap saat aktivitas perikanan secara insidental tetap perlu menjadi perhatian karena dapat mengancam kelestarian spesies ikan tersebut. Sebab, hiu mako telah masuk ke dalam daftar spesies yang terancam dan diatur perdagangannya.

Peneliti Loka Riset Perikanan Tuna (LRPT), Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, Arief Wujdi, mengemukakan, terdapat 12 spesies hiu yang berpotensi tertangkap di perairan Indonesia masuk dalam daftar fauna yang diatur dalam Konvensi Perdagangan Internasional untuk Flora dan Fauna yang Terancam Punah (CITES). Hal ini membuat penangkapan dan perdagangan spesies tersebut perlu diatur.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Ichwan Susanto
Memuat data..