logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiVarian Baru SARS-CoV-2 Terbukti Picu Infeksi Ulang

Varian Baru SARS-CoV-2 Terbukti Picu Infeksi Ulang

Mutasi virus SARS-CoV-2 pemicu Covid-19 bermunculan di sejumlah negara. Studi terbaru membuktikan, varian baru virus tersebut lebih bisa menyiasati kekebalan tubuh sehingga dikhawatirkan memengaruhi efektivitas vaksin.

Oleh Ahmad Arif
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RIZA FATHONI

Petugas Satpol PP mendata pelanggar operasi tertib masker yang terjaring razia di kawasan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (21/1/2021). Operasi tertib masker masih terus digalakkan seiring masih kendornya kedisiplinan warga dalam menaati protokol kesehatan di masa pandemi ini. Perilaku disiplin warga yang relatif rendah berlangsung di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Varian baru SARS-CoV-2 penyebab Covid-19  yang diidentifikasi di Afrika Selatan dan Brasil terbukti dapat menyiasati kekebalan tubuh dan terbukti bisa memicu infeksi ulang. Temuan tersebut memicu kekhawatiran tentang keefektifan vaksin.

"Dua varian yang saat ini dikhawatirkan menyiasati vaksin adalah mutasi virus dari Afrika Selatan dan Brasil," kata peneliti genomik molekuler dari Aligning Bioinformatics dan anggota konsorsium Covid-19 Genomics UK, Riza Arief Putranto, di Jakarta, Jumat (22/1/2021).

Editor: Evy Rachmawati
Bagikan
Memuat data..