logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiPembela Lingkungan Belum...

Pembela Lingkungan Belum Terlindungi

Meskipun perlindungan bagi pembela lingkungan telah  dinyatakan dalam peraturan perundang-undangan, implementasi di lapangan masih lemah.

Oleh
Tim Kompas
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/MqdC_jT7x8BeCIZOBIO3gUjARzk=/1024x594/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F10%2F20201020BAH10_1603208943.jpg
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Ilustrasi para pegiat dan aktivis. Pengunjuk rasa dari berbagai kelompok aksi melewati Jalan Basuki Rahmat saat akan menuju Gedung Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (20/10/2020). Pengunjuk rasa yang datang dari golongan buruh, aktivis, mahasiswa dan petani mengajak masyarakat untuk menolak Omnibus Law dan RUU Cipta Kerja. Unjuk rasa berlangsung dengan tertib dan damai

JAKARTA, KOMPAS - Meskipun perlindungan bagi pembela lingkungan telah  dinyatakan dalam peraturan perundang-undangan, implementasi di lapangan masih lemah. Upaya mereka memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat seperti tercantum dalam konstitusi,  masih dibayangi kekerasan dan kriminalisasi.

Pandemi Covid-19 pun tak memudarkan hal  itu. Laporan Walhi pada Januari-Oktober 2020, terdapat 19 konflik dan kriminalisasi yang dialami pejuang lingkungan di 12 provinsi. Sementara catatan Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) periode Januari-Agustus 2020, terdapat 50 kasus kekerasan dan ancaman terhadap pembela Hak Asasi Manusia (HAM) bidang  lingkungan yang tersebar di 14 provinsi.

Editor:
Ichwan Susanto
Bagikan