logo Kompas.id
KesehatanPembedahan Bukan Pilihan Terakhir bagi Penderita Epilepsi

Pembedahan Bukan Pilihan Terakhir bagi Penderita Epilepsi

TANGERANG SELATAN KOMPAS Bedah epilepsi belum jadi pengobatan umum di Indonesia Selain minimnya layanan bedah sebagian masyarakat menganggap bedah jadi pilihan terakhir dalam terapi Padahal semakin dini pembedahan hasilnya kian baik untuk menurunkan angka kejadian kejang

Oleh DEONISIA ARLINTA
· 0 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/DEONISIA ARLINTA

Guru Besar Bidang Bedah Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang Zainal Muttaqin memaparkan terkait terapi bedah epilepsi dalam acara Simposium Epilepsi 101: Diagnosis dan Tatalaksana Epilepsi di Fakultas Kedokteran Universtas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (3/9/2018).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Memuat data..