logo Kompas.id
HumanioraKeberadaan Kukang Makin...
Iklan

Keberadaan Kukang Makin Terancam

Perburuan kukang makin masif. Hal itu disebabkan sebagian masyarakat masih menganggap satwa dilindungi tersebut sebagai hewan peliharaan.

Oleh
Pradipta Pandu
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/LaWNkFcTBVK4TmyYQfY1DKcsjOw=/1024x628/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F02%2F16ef9791-765a-4b89-adc2-072c7d4e07a8_jpg.jpg
Kompas/Bahana Patria Gupta

Kukang (Nycticebus spp), satu dai sejumlah hewan yang dihadirkan dalam rilis Penanganan Tindak Pidana Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem oleh Ditreskrimsus Polda Jawa Timur di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Senin (4/2/2020). Kepolisian mengamankan lima tersangka serta menghadirkan sebanyak 33 ekor dari 11 Jenis satwa dilindungi.

JAKARTA, KOMPAS – Banyaknya kukang yang diburu untuk dipelihara membuat populasi satwa dilindungi ini semakin turun dan terancam punah. Edukasi dan sosialisasi, khususnya di media sosial, sangat penting agar masyarakat semakin peduli terhadap keberlangsungan populasi kukang.

“Pada tahun 2015, kami menemukan 360 konten unggahan di media sosial orang memamerkan memelihara kukang. Pada 2016 kami mengedukasi agar orang tidak pamer karena efeknya orang akan berpikir kukang adalah hewan peliharaan yang murah dan mudah didapatkan,” ujar Koordinator Kukangku Ismail Agung dalam webinar bertajuk “Hutan dan Keanekaragaman Hayati”, Sabtu (29/8/2020).

Editor:
evyrachmawati
Bagikan