logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiPemanfaatan Teknologi Bantu Tingkatkan Kompetensi Bidan

Pemanfaatan Teknologi Bantu Tingkatkan Kompetensi Bidan

Angka kematian ibu dan bayi serta kasus tengkes masih tinggi di Indonesia. Padahal, kondisi itu bisa dicegah sejak dini melalui pemantauan dalam layanan kesehatan maternal saat masa kehamilan ibu.

Oleh Deonisia Arlinta
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ISMAIL ZAKARIA

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengunjungi salah satu posyandu di Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (5/12/2019). Desa Kuripan merupakan salah satu desa yang mendapatkan program PKDT di bidang kesehatan lingkungan dari pemerintah untuk menekan angka tengkes (stunting) yang ditargetkan bisa berada di bawah 20 persen pada 2024.

JAKARTA, KOMPAS — Bidan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan maternal di pelosok Tanah Air di tengah belum meratanya keberadaan dokter kandungan di Indonesia. Untuk itu, peningkatan kompetensi bidan mutlak dilakukan yang bisa ditunjang juga dengan pemanfaatan teknologi.

Co-Founder dan Chief Executive Officer Sehati Group Ari Waluyo, yang juga dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari Rumah Sakit Mayapada, Jakarta, di Jakarta, Senin (16/12/2019), menuturkan, angka kematian ibu dan bayi serta kasus tengkes masih tinggi di Indonesia. Padahal, kondisi itu bisa dicegah sejak dini melalui pemantauan dalam layanan kesehatan maternal saat masa kehamilan ibu.

Editor: Hamzirwan Hamid
Bagikan
Memuat data..