logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanKekerasan dalam Rumah Tangga, Misteri di Balik Tembok Rumah yang Masih Tertutup

Kekerasan dalam Rumah Tangga, Misteri di Balik Tembok Rumah yang Masih Tertutup

Saat pandemi Covid-19, diperkirakan kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT dengan korban perempuan dan anak kian meningkat. Namun, jumlahnya masih sulit dipastikan karena para korban enggan melaporkan kasusnya.

Oleh Sonya Hellen Sinombor
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KORNELIS KEWA AMA

Staf Yayasan Rifka Annisa Niken Anggrek Wulan sedang memberi penjelasan mengenai kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT kepada pengunjung dalam kegiatan Pasar Sepaham yang digelar FISIP UGM Yogyakarta, Sabtu (23/11) sore. Pengurangan masalah KDRT tanggungjawab semua komponen masyarakat.

Hampir di setiap diskusi tanpa tatap muka  atau dalam jaringan internet selalu disuarakan bahwa kekerasan di dalam rumah tangga di Tanah Air, sepanjang masa pandemi Covid-19, meningkat. Kendati demikian, berapa jumlah korban kekerasan hingga kini, masih sulit diprediksi  dan tidak diketahui secara pasti. Meskipun kasusnya terjadi setiap hari, tidak banyak laporan yang masuk ke lembaga pengada layanan korban kekerasan terhadap perempuan maupun anak.

Hasil survei cepat yang dilakukan secara daring oleh Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) tentang “Perubahan Dinamika Rumah Tangga dalam Masa Pandemi Covid-19” memang menemukan kekerasan yang paling banyak dialami perempuan adalah kekerasan psikologis dan ekonomi, selain kekerasan fisik dan seksual.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Ilham Khoiri
Memuat data..